PEMANASAN GLOBAL
AKIBAT ULAH MANUSIA
Hidup bukan hanya untuk hari ini, masih banyak generasi
penerus yg hidup dimasa yg akan datang. Kepedulian sangat perlu, jgn biarkan
orang lain merasakan dampak yg seharusnya kita rasakan karna ulah kita
sendiri.Mulailah dari hal kecil dengan menanam pohon di sekitar kita agar udara
di sekitar kita lebih segar.
JANGAN BIARKAN HUTAN TELANJANG
HUTAN adalah alam yang harus diprhatikan,banyak sekali
masyarakan yg akhir-akhir ini tidah mempedulikan bahkan banyak sekali yg belum
tahu betapa pentingnya fungsi dari hutan? disaat panas yg sekarang terjadi
mungkin belum kelihatan fungsi dari hutan itu sendiri tapi kalo musim hujan
datang barulah apa yg dirasakan masyarakat bahwa pentingnya hutan tersebut.
jadi mulailah dari diri sendiri sadar akan fungsi hutan itu.
INDUSTRI SELARAS LINGKUNGAN
Dalam setiap proses produksi selalu dihasilkan produk sisa
atau limbah, hal itu berlaku untuk semua jenis industri. Dengan demikian
dituntut pengelolaan limbah yang terencana dan modern. Limbah industri tidak
bisa ditangani ala kadarnya atau dibuang begitu saja. Jika berbuat demikian,
maka sang industriawan terkesan tidak bertanggung jawab, bahkan bisa diseret ke
meja hijau. Limbah industri berwujud gas, cair atau padat seringkali
membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat di sekitarnya. Dalam kondisi
yang ideal, sector industri tidak hanya mengeksploitir lingkungan, tetapi turut
merawat dan melestarikannya. Di sisi lainnya daya dukung lingkungan terhadap
industry makin optimal. Alhasil keduanya selalu dalam posisi yang berimbang,
sehingga kesan dikotomis dan dilematis bisa diredam sedemikian rupa.
TERPAPAR RADIASI DEBU
DAN RACUN
Jika sudah demikian, maka seluruh kehidupan di bumi akan
musnah, karena permukaan terkena radiasi matahari dengan berbagai ukuran
gelombang, terutama radiasi ultra violet. Fungsi lapisan ozon tak lain
memantulkan kembali gelombang radiasi yang membahayakan kehidupan di bumi, dan
hanya gelombang yang aman bagi kehidupan di bumi yang di loloskan. Namun
melalui berbagai aktivitasnya, ternyata manusia secara sengaja membocorkan
lapisan ozon
Sebagian besar umat manusia yang kini mendekati tujuh
milyar, ternyata turut berpartisipasi aktif dalam menebar radiasi. Bahkan
menebar debu dan racun. Penebaran debu dan racun tidak hanya terjadi di
kota-kota, tapi juga di desa-desa, bahkan sampai ke pelosok hutan rimba. Tidak
hanya melalui sektor industri dan transportasi tetapi juga sektor pertanian.
UDARA MAKIN TERCEMAR
Jika tingkat pencemaran melampaui ambang batas atau baku
mutu yang ditetapkan maka kelangsungan hidup manusia akan terancam, paling
tidak dengan munculnya berbagai wabah penyakit.Udara di kota-kota besar umumnya
telah tercemar berat, terutama disebabkan banyaknya gas buangan dari kendaraan
bermotor dan industri, Manusia membuat kerusakan di bumi, jika berbagai
kerusakan lingkungan tidak segera dicegah, maka manusia seolah menjalani “bunuh
diri”, terutama karena kenekatannya “menceburkan diri” dalam gas dan bahan-bahan
beracun lainnya
BISNIS DAN POLUSI UDARA
Untuk kehidupan yang sehat manusia dan mahluk hidup lainnya
seperti hewan darat dan tumbuhan memerlukan udara dengan kualitas tertentu. Ada
ambang batas terjadinya polusi udara, artinya sampai kadar atau tingkat
tertentu masih bisa ditolelir oleh mahluk hidup. Usha pembibitan tanaman
peneduh, tanaman hias dan tanaman produktif makin terbuka dan membuka peluang
usaha bagi sebagian masyarakat Mungkin inilah yang dimaksudkan sebagai bahasa
bisnis yang menekankan faktor keuntungan (profit gain) dan peluang bisnisnya
(business opportunity), hingga terbukanya mata pengusaha bahwa upaya
pemeliharaan keutuhan lingkungan ternyata mampu memberikan manfaat bisnis yang
besar. Dalam upaya menekan polusi udara ternyata prinsip dan praktek bisnis bisa
diterapkan
BISNIS INDUSTRI YANG RAMAH LINGKUNGAN
dalam bisnis itu harus saling menguntungkan,tidak hanya
kalangan pebisnis maupun karyawan pabrik tersebut mungkin buat semua masyarakat
,saling menciptakan suasana ramah lingkungan
PAKAI OTAK DAN HATI MENGELOLA LINGKUNGAN
Setiap makhluk, apa pun macamnya, hanya dapat hidup dalam
suatu lingkungan yang kondisinya baik, atau paling tidak masih dalam rentang
kisaran toleransinya. Individu-individu suatu populasi makhluk hidup biasanya
akan didapatkan di tempat-tempat yang berkondisi optimum atau sekitar optimum
untuk berbagai faktor lingkungan. Sebaliknya, individu akan sangat jarang
ditemukan di tempat-tempat marginal, yaitu yang kondisinya buruk atau mendekati
batas-batas kondisi yang dapat ditolerir. Di dalam motif ekonomi hanya ada
upaya pencarian keuntungan sebanyak-banyaknya, tanpa memperhatikan kelestarian
lingkungan
MENGENAI BANJIR
Kerugian akibat banjir secara materil bisa mencapai puluhan
milyar rupiah, belum termasuk kerugian akibat kehilangan produktivitas kerja
dan usaha. hal yang sangat penting ialah menyangkut manajemen banjir secara
keseluruhan, baik sebagai upaya pemulihan berbagai dampak, maupun sebagai
langkah antisipasi bencana banjir, termasuk kemungkinan banjir dan cuaca buruk.Mengatasinya
Yang terpenting ialah bagaimana manajemen banjir dilaksanakan dengan prinsip
kebersamaan, sehingga penanganannya menjadi lebih cepat, tepat dan efisien.