Sabtu, 15 November 2014

melestarikan lingkungan


PEMANASAN GLOBAL  AKIBAT ULAH MANUSIA

Hidup bukan hanya untuk hari ini, masih banyak generasi penerus yg hidup dimasa yg akan datang. Kepedulian sangat perlu, jgn biarkan orang lain merasakan dampak yg seharusnya kita rasakan karna ulah kita sendiri.Mulailah dari hal kecil dengan menanam pohon di sekitar kita agar udara di sekitar kita lebih segar.

JANGAN BIARKAN HUTAN TELANJANG

HUTAN adalah alam yang harus diprhatikan,banyak sekali masyarakan yg akhir-akhir ini tidah mempedulikan bahkan banyak sekali yg belum tahu betapa pentingnya fungsi dari hutan? disaat panas yg sekarang terjadi mungkin belum kelihatan fungsi dari hutan itu sendiri tapi kalo musim hujan datang barulah apa yg dirasakan masyarakat bahwa pentingnya hutan tersebut. jadi mulailah dari diri sendiri sadar akan fungsi hutan itu.

INDUSTRI SELARAS LINGKUNGAN

Dalam setiap proses produksi selalu dihasilkan produk sisa atau limbah, hal itu berlaku untuk semua jenis industri. Dengan demikian dituntut pengelolaan limbah yang terencana dan modern. Limbah industri tidak bisa ditangani ala kadarnya atau dibuang begitu saja. Jika berbuat demikian, maka sang industriawan terkesan tidak bertanggung jawab, bahkan bisa diseret ke meja hijau. Limbah industri berwujud gas, cair atau padat seringkali membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat di sekitarnya. Dalam kondisi yang ideal, sector industri tidak hanya mengeksploitir lingkungan, tetapi turut merawat dan melestarikannya. Di sisi lainnya daya dukung lingkungan terhadap industry makin optimal. Alhasil keduanya selalu dalam posisi yang berimbang, sehingga kesan dikotomis dan dilematis bisa diredam sedemikian rupa.

TERPAPAR  RADIASI DEBU DAN RACUN

Jika sudah demikian, maka seluruh kehidupan di bumi akan musnah, karena permukaan terkena radiasi matahari dengan berbagai ukuran gelombang, terutama radiasi ultra violet. Fungsi lapisan ozon tak lain memantulkan kembali gelombang radiasi yang membahayakan kehidupan di bumi, dan hanya gelombang yang aman bagi kehidupan di bumi yang di loloskan. Namun melalui berbagai aktivitasnya, ternyata manusia secara sengaja membocorkan lapisan ozon
Sebagian besar umat manusia yang kini mendekati tujuh milyar, ternyata turut berpartisipasi aktif dalam menebar radiasi. Bahkan menebar debu dan racun. Penebaran debu dan racun tidak hanya terjadi di kota-kota, tapi juga di desa-desa, bahkan sampai ke pelosok hutan rimba. Tidak hanya melalui sektor industri dan transportasi tetapi juga sektor pertanian.

UDARA MAKIN TERCEMAR

Jika tingkat pencemaran melampaui ambang batas atau baku mutu yang ditetapkan maka kelangsungan hidup manusia akan terancam, paling tidak dengan munculnya berbagai wabah penyakit.Udara di kota-kota besar umumnya telah tercemar berat, terutama disebabkan banyaknya gas buangan dari kendaraan bermotor dan industri, Manusia membuat kerusakan di bumi, jika berbagai kerusakan lingkungan tidak segera dicegah, maka manusia seolah menjalani “bunuh diri”, terutama karena kenekatannya “menceburkan diri” dalam gas dan bahan-bahan beracun lainnya

BISNIS DAN POLUSI UDARA

Untuk kehidupan yang sehat manusia dan mahluk hidup lainnya seperti hewan darat dan tumbuhan memerlukan udara dengan kualitas tertentu. Ada ambang batas terjadinya polusi udara, artinya sampai kadar atau tingkat tertentu masih bisa ditolelir oleh mahluk hidup. Usha pembibitan tanaman peneduh, tanaman hias dan tanaman produktif makin terbuka dan membuka peluang usaha bagi sebagian masyarakat Mungkin inilah yang dimaksudkan sebagai bahasa bisnis yang menekankan faktor keuntungan (profit gain) dan peluang bisnisnya (business opportunity), hingga terbukanya mata pengusaha bahwa upaya pemeliharaan keutuhan lingkungan ternyata mampu memberikan manfaat bisnis yang besar. Dalam upaya menekan polusi udara ternyata prinsip dan praktek bisnis bisa diterapkan

BISNIS INDUSTRI YANG RAMAH LINGKUNGAN

dalam bisnis itu harus saling menguntungkan,tidak hanya kalangan pebisnis maupun karyawan pabrik tersebut mungkin buat semua masyarakat ,saling menciptakan suasana ramah lingkungan

PAKAI OTAK DAN HATI MENGELOLA LINGKUNGAN

Setiap makhluk, apa pun macamnya, hanya dapat hidup dalam suatu lingkungan yang kondisinya baik, atau paling tidak masih dalam rentang kisaran toleransinya. Individu-individu suatu populasi makhluk hidup biasanya akan didapatkan di tempat-tempat yang berkondisi optimum atau sekitar optimum untuk berbagai faktor lingkungan. Sebaliknya, individu akan sangat jarang ditemukan di tempat-tempat marginal, yaitu yang kondisinya buruk atau mendekati batas-batas kondisi yang dapat ditolerir. Di dalam motif ekonomi hanya ada upaya pencarian keuntungan sebanyak-banyaknya, tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan

MENGENAI BANJIR

Kerugian akibat banjir secara materil bisa mencapai puluhan milyar rupiah, belum termasuk kerugian akibat kehilangan produktivitas kerja dan usaha. hal yang sangat penting ialah menyangkut manajemen banjir secara keseluruhan, baik sebagai upaya pemulihan berbagai dampak, maupun sebagai langkah antisipasi bencana banjir, termasuk kemungkinan banjir dan cuaca buruk.Mengatasinya Yang terpenting ialah bagaimana manajemen banjir dilaksanakan dengan prinsip kebersamaan, sehingga penanganannya menjadi lebih cepat, tepat dan efisien.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar